Talent Scouting Tahap 2 Tahun 2020

Komitmen yang dijalankan Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan kompetensi dosen tidak terhenti meskipun berpindah kementerian dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), ataupun saat dilanda pandemi Covid-19. Salah satunya adalah pelaksanaan Talent Scouting. Informasi mengenai kegiatan ini dapat dilihat di laman website Kemendikbud. Persyaratan untuk menjadi peserta Talent Scouting tidak berubah dari tahun sebelumnya walaupun dilaksanakan secara virtual, diantaranya dosen berNIDN, IELTS 5,5/setara, memiliki draft proposal disertasi, dan kesanggupan mengikuti kegiatan secara penuh.

Kegiatan ini terbagi dalam 2 tahap, dimana tahap 1 dilaksanakan pada Bulan Juli 2020, dan tahap 2 dilaksanakan pada Bulan November 2020. Untuk kegiatan tahap 2, pendaftaran telah dibuka sejak 9 Oktober 2020, diumumkan tanggal 9 November 2020, dan pelaksanaannya terbagi dalam 2 sesi, yaitu tanggal 19 November 2020 dan 25 November 2020.

45 dosen terpilih sebagai peserta Talent Scouting di Tahap 2 ini berasal dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang berasal dari seluruh Indonesia. Pelaksanaan Talent Scouting tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya karena dilaksanakan secara online melalui media Zoom Meeting. Teknisnya, pada setiap sesi, para peserta dibagi ke dalam 8 Breakout Room berisi 5 hingga 6 peserta untuk dicoaching oleh mentor berpengalaman S3 di luar negeri. Pada Talent Scouting ini, salah satu dosen Prodi Farmasi Universitas Tadulako berkesempatan dicoaching oleh Pak Bambang Purwono, Ph.D. yang merupakan salah seorang interviewer calon penerima beasiswa LPDP.

Outcome dari kegiatan ini adalah dosen-dosen dapat mengasah proposal riset doktoralnya menjadi lebih tajam dan unik sehingga membuka kesempatan lebih besar untuk dilirik oleh calon supervisor. Selain itu diberikan perkenalan tentang perbedaan budaya, cara menulis e-mail kepada calon supervisor, dan sharing experience dari beberapa awardee scholarship. Event ini sangat bermanfaat bagi dosen-dosen yang ingin studi lanjut ke luar negeri. Namun pelaksanaannya secara daring kurang memenuhi ekspektasi peserta karena terkendala dengan kekuatan bandwith internet masing-masing orang yang terlibat. Di akhir kegiatan, peserta diberikan informasi mengenai beasiswa yang sedang membuka kesempatan, yaitu Stipendium Hungaricum yang akan berakhir pada 15 Januari 2021.

Updated: November 26, 2020 — 2:40 pm
Jurusan Farmasi © 2020 Kontak Kami