Selamat datang di Program Studi Farmasi FMIPA, Universitas Tadulako

Bekali Asisten Laboratorium, Prodi Farmasi Tekankan Kompetensi dan Etika

Palu, 12 Agustus 2026 – Program Studi Farmasi kembali menyelenggarakan Pelatihan Asisten Praktikum dan Laboran sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa yang akan menjalankan peran sebagai asisten dalam kegiatan praktikum. Kegiatan ini menjadi agenda yang dilaksanakan hampir setiap tahun dengan materi yang terus dikembangkan menyesuaikan kebutuhan pembelajaran dan karakteristik mahasiswa.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Koordinator Program Studi Farmasi menyampaikan bahwa peserta pelatihan dari tahun ke tahun memiliki karakteristik yang berbeda karena berasal dari angkatan dan tahapan studi yang berbeda. Pada pelaksanaan kali ini, peserta didominasi mahasiswa angkatan 2023 dan 2024. Mahasiswa yang telah terpilih berarti dinilai memenuhi persyaratan dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan peran tersebut.

“Ketika kalian sudah terpilih menjadi asisten laboratorium, berarti kalian dianggap memenuhi persyaratan untuk membantu dosen dalam proses pembelajaran,” jelasnya.

Peran asisten laboratorium tidak hanya berkaitan dengan membantu kelancaran teknis praktikum. Lebih jauh, asisten menjadi salah satu bagian penting dalam membantu dosen mentransfer ilmu pengetahuan kepada praktikan. Karena itu, seorang asisten diharapkan memiliki pemahaman yang baik terhadap mata kuliah yang didampingi sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang ditetapkan dapat tercapai.

Koordinator Program Studi menegaskan bahwa salah satu kunci utama dalam menjalankan peran sebagai asisten adalah sikap saling menghargai. Dengan kompetensi akademik yang baik, kemampuan menyampaikan ilmu, pengelolaan diri, serta etika yang kuat, para asisten diharapkan dapat menjadi mitra dosen dalam menciptakan proses praktikum yang efektif sekaligus memberikan pengalaman belajar yang positif bagi mahasiswa.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya siap menjalankan tugas teknis di laboratorium, tetapi juga memahami tanggung jawabnya sebagai bagian dari proses pendidikan. Dengan demikian, pengalaman menjadi asisten laboratorium dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, komunikasi, kepemimpinan, serta profesionalisme yang akan bermanfaat dalam perjalanan akademik maupun karier mereka di masa mendatang.

Facebook
X
Pinterest
WhatsApp
Email

Artikel Terkait