KBK Biologi Farmasi telah melaksanakan kuliah tamu pada 15 April 2026 di ruang FM41 dengan menghadirkan pemateri Nanang Yunarto dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Kuliah tamu yang mengusung topik “Inovasi Pengembangan Obat Bahan Alam: Dari Penemuan Senyawa hingga Produk Komersial”.

Dalam kuliah ini, narasumber menekankan pentingnya kemandirian bahan baku obat serta potensi besar bahan alam Indonesia sebagai sumber inovasi farmasi di masa depan . Mahasiswa diperkenalkan pada alur lengkap pengembangan obat bahan alam, mulai dari eksplorasi dan ekstraksi, uji praklinik, uji klinik, hingga tahap produksi dan komersialisasi.

Salah satu poin kunci adalah kompleksitas proses pembuktian ilmiah. Uji praklinik mencakup pengujian in vitro, in vivo, serta evaluasi toksisitas untuk memastikan keamanan dan efektivitas . Selanjutnya, pada tahap uji klinik, obat harus melalui fase I hingga IV sebelum dapat digunakan secara luas di masyarakat.
Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan studi kasus nyata pengembangan ekstrak gambir menjadi kandidat fitofarmaka, termasuk proses formulasi, uji klinik terkontrol, hingga evaluasi keamanan dan efektivitas . Hal ini memberikan gambaran konkret tentang bagaimana riset dapat dihilirisasi menjadi produk farmasi.
Kuliah tamu ini diharapkan mampu memperluas wawasan mahasiswa tentang integrasi riset, regulasi, dan industri dalam pengembangan obat bahan alam, serta memotivasi untuk menghasilkan inovasi yang berdaya saing tinggi.





