
Dalam upaya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai kompleksitas sistem ekskresi dan keamanan penggunaan obat, Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Tadulako menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Farmakologi Penyakit Ginjal” pada Rabu (06/05/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan pakar farmakologi, Bapak apt. Rahmat Hidayat, S.Farm., M.Sc., sebagai narasumber utama.

Kuliah tamu ini diikuti dengan antusias oleh seluruh mahasiswa farmasi angkatan 2024. Dalam paparannya, apt. Rahmat Hidayat menekankan betapa vitalnya peran ginjal sebagai jalur utama pembuangan sisa metabolisme dan obat-obatan, yang sekaligus menjadikannya organ yang sangat rentan terhadap paparan zat kimia. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penyebab kerusakan ginjal, baik yang bersifat akut maupun kronis. Bapak Rahmat menjelaskan bahwa Gagal Ginjal Akut (GGA) sering kali dipicu oleh penggunaan obat-obatan yang mengganggu aliran darah (perfusi) ke ginjal, seperti NSAID (obat pereda nyeri),ACE-inhibitor, Zat kontras radiografi dan Antibiotik golongan aminoglikosida yang bersifat toksik langsung pada tubulus ginjal.

Sementara itu, untuk Gagal Ginjal Kronis (GGK), beliau memaparkan bahwa kondisi ini umumnya merupakan hasil dari penyakit sistemik yang tidak terkontrol seperti diabetes dan hipertensi, atau dampak jangka panjang penggunaan obat nefrotoksik yang menyebabkan hilangnya fungsi nefron secara permanen. Di hadapan para mahasiswa, narasumber merinci strategi tata laksana penyakit ginjal yang berfokus pada pencegahan kerusakan lebih lanjut.

Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa farmasi angkatan 2024 tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi akan peran seorang farmasi dalam melakukan pemantauan terapi obat guna mencegah terjadinya kerusakan ginjal pada pasien.






